Pengenalan Kehidupan Kampus Mahasiswa Baru (PKKMB) 2018

Rektor Univ. Prof. Dr. Moestopo (Beragama), Prof. Dr. Rudy Harjanto, M.Sn. mengajak segenap civitas academica dan orangtua mahasiswa untuk bersama-sama menyiapkan generasi yang mandiri, berkarakter, dan unggul menyambut generasi emas 2045. Ajakan tersebut disampaikan dalam acara pembukaan Pengenalan Kehidupan Kampus Mahasiswa Baru (PKKMB), Selasa, 28 Agustus 2018 di Gedung Konvensi TMPN Utama Kalibata Jakarta.

Hartono Laras, Sekretaris Jenderal Kementerian Sosial, yang merupakan anggota  Dewan Penyantun Universitas Prof. Dr. Moestopo (Beragama), dalam kesempatan memberikan ceramah kepada mahasiswa baru menekankan, perlunya meneruskan keteladanan semangat nasionalisme dan menegakkan Negara Kesatuan Republik Indonesia seperti dicontohkan sosok Moestopo. Mahasiswa juga wajib mengasah kepedulian terhadap sesama warganegara yang beberapa diantaranya berada dalam keterbelakangan dan penderitaan ditimpa musibah.

Dosen pembimbing bidang studi sejarah pada Program Pascasarjana Universitas Indonesia, Prof. Dr. Anhar Gonggong, dalam acara pembukaan PKKMB Moestopo, mengemukakan bahwa para pendiri NKRI adalah para intelek bangsa Indonesia yang punya nurani. Mereka berjuang untuk meraih kemerdekaan dengan resiko menderita masuk penjara tanpa memperoleh keuntungan apa-apa. Dicontohkan, Budi Utomo 1908 digagas oleh dr. Wahidin Sudirohusodo, dr. Soetomo, dan para mahasiswa STOVIA yaitu Goenawan Mangoenkoesoemo dan Soeraji yang waktu itu berusia antara 19-23 tahun.

Anhar Gonggong juga menjelaskan bahwa Mayjen TNI Prof. Dr. Moestopo, setelah perjuangan fisik mengusir penjajah, merancang perjuangan masa depan dengan mendirikan lembaga ilmu. Moestopo tidak menikmati pangkat militernya yang tinggi dan kedudukan sebagai teknokrat yang pada awal kemerdekaan masih sangat langka. Hidupnya diabdikan untuk masa depan bangsa Indonesia. Kita sudah seharusnya mengenang tindakan luhur Moestopo untuk kita teladani.

PKKMB 2018 diisi dengan acara-acara pengenalan fisik fasilitas kampus, kegiatan akademik kampus, dan kegiatan kemahasiswaan. PKKMB bebas dari tindakan-tindakan pegojlogan dan bullying. Diharapkan, setelah acara yang berlangsung selama tiga hari ini selesai, mahasiswa tidak canggung lagi bergaul dengan sesama teman seangkatan dan mahasiswa senior. Mahasiswa merasa nyaman menempuh pendidikan di Kampus Univ. Prof. Dr. Moestopo (Beragama).

Seminar Kewirausahaan

Untuk memperkenalkan acara Indonesia International Book Fair (IIBF) yang akan diadakan tanggal 12-16 September 2018 di Jakarta Convention Center, Ikatan Penerbit Indonesia (IKAPI) yang dalam hal ini diwakili oleh Yayasan Obor melakukan safari kebeberapa kampus untuk memperkenalkan dan mendorong mahasiswa untuk dapat hadir diacara tersebut.

Pada kesempatan ini Ibu Kartini Nurdin dari Yayasan Obor memberikan penjelasan tentang acara Book Fair ini, apa saja acara yang akan ada  seperti bedah buku, seminar dan workshop, Literasi, bertemu dengan penerbit dan pengarang buku, talkshow dan juga doorprize dan lain kegiatan yang menarik untuk dilihat dan didengar oleh kalangan mahasiswa dan sebagai moderator Bapak Hendi dari penyelenggaran IIBF.

Acara dipandu oleh Kepala Jurusan Akuntansi Hendi Prihanto, SE, M.Ak yang juga menjelaskan tentang tatacara menulis buku ditambah dengan sesi tanya jawab dan ditutup dengan pemberian buku kepada para mahasiswa yang bertanya, juga pemberian kenang-kenangan kepada pembicara Ibu Kartini Nurdin dan pihak FEB yang dalam hal ini diwakili oleh Hendi Prihanto, SE, M.Ak serta foto bersama seluruh peserta Seminar.